Diskusi Publik Yang Asyik Dan Menarik

 Jakarta, 01 Maret 2020. PMII korwil Jakarta Timur menyambut dengan gegap gempita acara Diskusi Publik yang diinisiasikan oleh Komisariat STAI INDONESIA Jakarta.

Beberapa narasumber, menyampaikan materi yang dikemas dengan asyik dan menarik audiens, yang mayoritas adalah aktivis PMII (Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia) masa khidmat 2019-2020.

“Problem tindakan asusila yang dilakukan oleh tenaga pendidik di salah satu instasi pendidikan sempat menjadi ‘Viral’ di media massa, hingga merambat di ranah sosial media populer seperti; Faceebok dan Youtube, sangat memprihatinkan bagi para orang tua yang menyekolahkan anak-anaknya di sekolah terse but.

Perspektif publik atas Rancangan Undang-Undang Penghapusan Kekerasan Seksual (RUU PKS)

“Hey, Teachers Don’t Touch Me, please!!!”

Kemendikbud, Nadiem Makarimal Anwar Makarim. “Telah mengupayakan kebijakan bagi anak-anak yg masih berstatus siswi/mahasiswi yg sedang hamil diluar pernikahan (korban asusila). Agar supaya tetap mengikuti ujian akhir.

Semoga saja, Rancangan Undang-Undang Pehapusan” pukas, Asmaul Husnaini saat menjadi narasumber di acara Diskusi Publik yang diselenggarakan oleh Komisariat STAI INDONESIA JAKARTA dan rekan-rekan PMII.

Acara ini sangat berkesinambungan dengan polemik atas tindakan bullying, asusila, penyimpangan seksual semacam: menampilkan alat kelamin pelaku di ruang publik yg kian marak terjadi bagi kalangan Perempuan.

Pewarta STAIINDOJKT, Dani.

Print Friendly, PDF & Email
Translate »
error: Content is protected !!