{"id":765,"date":"2019-10-17T10:12:48","date_gmt":"2019-10-17T10:12:48","guid":{"rendered":"https:\/\/staiindojkt.ac.id\/?p=765"},"modified":"2019-10-17T10:12:49","modified_gmt":"2019-10-17T10:12:49","slug":"milenial-dan-remaja","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/staiindojkt.ac.id\/?p=765","title":{"rendered":"Milenial dan Remaja"},"content":{"rendered":"\n<h4 class=\"wp-block-heading\"><strong>\u201cBeda Zaman Beda Aturan, Namun Rasa Toleran Tetap Mewarnai Segi Kehidupan<\/strong>\u201d  <\/h4>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-image\"><figure class=\"aligncenter is-resized\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/staiindojkt.ac.id\/wp-content\/uploads\/2019\/10\/waduh-nonton-tv-berjam-jam-bisa-tingkat-risiko-kanker-usus-190217o.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-766\" width=\"480\" height=\"240\" srcset=\"https:\/\/staiindojkt.ac.id\/wp-content\/uploads\/2019\/10\/waduh-nonton-tv-berjam-jam-bisa-tingkat-risiko-kanker-usus-190217o.jpg 640w, https:\/\/staiindojkt.ac.id\/wp-content\/uploads\/2019\/10\/waduh-nonton-tv-berjam-jam-bisa-tingkat-risiko-kanker-usus-190217o-300x150.jpg 300w\" sizes=\"auto, (max-width: 480px) 100vw, 480px\" \/><\/figure><\/div>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><em>Kolom Corat-Coret<\/em>, Jakarta-Milenial tertua lahir di th 80\u2019an. Milenial dengan Remaja apakah sama? Tekanan setiap generasi itu berbeda-beda. Jangan di setarakan. Beda zaman beda aturan, namun sikap dan rasa toleran tetap mewarnai segi kehidupan. Kaum milenial di era sebelumnya, kini sudah mapan dan bijaksana dalam pemikiran serta memberikan pemaparan. Tapi, apakah sama antara Milenial dengan Remaja?. Kenakalan-kenakalan yang melekat di kalangan milenial dengan remaja apakah setara? Kenakalan adalah sesuatu yang lumrah. Namun rasanya kini terjadi pergeseran makna dari kenakalan. Dahulu, generasi milenial tahun 80\u2019an nakalnya luar biasa, tapi luar biasa pula dalam mengukir prestasi. Sekarang? Yang katanya serba kekinian, apakah kenakalan kaum remaja juga kelak akan memproduksi kreasi, inovasi, berkreativitas tanpa batas dan sebagainya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Menyaring informasi, juga berita yang ada di kanal-kanal sosial media mengenai kenakalan kaum milenial setelah tahun 80\u2019an-90\u2019an. Tentu berbeda dengan zaman kini?. Kenakalan \u00a0kaum remaja tidak lagi memiliki unsur tata krama dalam pergaulan. Pergaulan yang kebablasan, tidak menghasilkan sesuatu yang bermanfaat, namun lebih gemar memanfaatkan kenakalan untuk hal-hal yang merusak diri mereka sendiri, sejatinya begitu. Mereka cenderung bersikap Intoleran. Introvert yang salah kaprah. Peran orang tua, guru, dosen, atau ustadz dan sebutan lainnya, tentu mengajarkan kepada hal-hal yang bernilai budi pekerti. Tapi, ada unsur eksternal yang membuat seseorang yang tadinya berbudi luhur, dapat berubah sekejap saja hanya lantaran termakan isyu-isyu (hasad), yang mengabarkan kebenaran namun justru mengaburkan. Sehingga mempengaruhi setiap segi prilakunya. Dan ada perbandingan yang signifikan dari kaum milenial di era 80-90\u2019an. Kenakalan merupakan bagian fase-fase dari kehidupan yang memang harus dilalui. Sebuah proses kedewasaan. Kalau di era milenial kini, malah sengaja <em>\u201cdinakal-nakalin\u201d<\/em> biar dicap keren <em>(gaul).<\/em> Lucu, dan menggemaskan namun menyedihkan. <em>Tren<\/em> yang tidak oke untuk diikuti. \u201cNakal kok\u2019 dibuat-buat. Tidak alamiah.\u201d<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kaum remaja justru bangga kalau berani melawan\norang tua atau guru. Coba renungkan kembali idiom \u201canak nakal\u201d, yang terlanjur\npopuler di kalangan remaja dan justru <em>Viral\n<\/em>di sosial media. <strong>Tidak semua\ntontonan itu tuntunan.<\/strong> Sudah barang tentu, polemik ini adalah tugas bersama\npara orang tua dan guru. Bergerak bersama dalam mengontrol prilaku dan tindakan\nkaum remaja yang berlabel-kan Milenial. Baik di dunia nyata dan dunia maya. Maka\ndisinilah, momentum dari Ilmu Agama itu berfungsi menjadi semacam <em>\u2018CCTV\u2019, <\/em>&nbsp;mesin pemantau bagi para generasi muda\nmilenial agar terdeteksi kenakalan-kenakalannya. Lagi-lagi, pondasi ilmu agama\nyang diajarkan sedini mungkin akan berperan penting di kemudian hari. <strong><em>\u201cta\u2019adabbu\ntsuma ta\u2019alamu\u201d.<\/em><\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><em>Wallahu\nA\u2019lam.<\/em><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jakarta, Oktober 2019. AMR.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>\u201cBeda Zaman Beda Aturan, Namun Rasa Toleran Tetap Mewarnai Segi Kehidupan\u201d Kolom Corat-Coret, Jakarta-Milenial tertua lahir di th 80\u2019an. Milenial dengan Remaja apakah sama? Tekanan setiap generasi itu berbeda-beda. Jangan di setarakan. Beda zaman beda aturan, namun sikap dan rasa toleran tetap mewarnai segi kehidupan. Kaum milenial di era sebelumnya, kini sudah mapan dan bijaksana [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[8,7],"tags":[],"class_list":["post-765","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-artikel","category-corat-coret"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/staiindojkt.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/765","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/staiindojkt.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/staiindojkt.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/staiindojkt.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/staiindojkt.ac.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=765"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/staiindojkt.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/765\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":767,"href":"https:\/\/staiindojkt.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/765\/revisions\/767"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/staiindojkt.ac.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=765"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/staiindojkt.ac.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=765"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/staiindojkt.ac.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=765"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}