Hubungi Kami : 0814 1350 4543

Apa Kabar, Duhai Pengungsi Era Digitalisasi?

Kolom Corat-Coret, Jakarta –Naik-naik ke puncak mercusuar yang hingar-bingar lantaran bergelimang tataran keilmuan yang begitu menyilaukan pengetahuan. Hijrah melalui ruang dimensi teknologi. Generasi Pengungsi, itu kini berlabel “Industri Generasi 4.0”. Apa kabar, duhai pengungsi era digitalisasi?, adakah kemajuan teknologi membuat kalian bukan sekedar berani menginisasi, namun senantiasa berprasangka baik dalam menerjemahkan gagasan-gagasan dari para konseptor di bidang keilmuan, khususnya bidang teknologi. Menjadi semacam gerakan ‘Revolusi Instalasi Virtual Spritual’ bagi kalangan Milenial di era Industri Generasi 4.0.

Membuka diri untuk menerima tantangan pembaharuan zaman, dengan tetap menjaga kaidah-kaidah ghirah Islami, sekalipun di ranah sosial media. Apa kabar, duhai pengungsi era digitalisasi,? adakah jua kemajuan teknologi membuat kalian sudi menyambungkan instalasi rasionalitas dengan irrasionalitas, serta menyelaraskan sinyal-sinyal ghirah islami yang bersumber dari sang Maha Pencipta. Lugas dalam menyajikan informasi-informasi yang dapat membangkitkan ghirah dalam dunia pendidikan, perekonomian, hingga di bidang seni-budaya. Mengkolaborasikan kearifan lokal dengan produk budaya digital, agar estetika dan etika selalu bergandengan mesra. Sebab, tidak semua yang menjadi Viral di sosial media itu memiliki unsur-unsur spiritual. Virtual Office Spritual, serupa “ruang kerja” yang berlokasi di dunia internet. Bisa juga seperti sistem aplikasi perangkat lunak, (berdasarkan intuisi) yang menawarkan pembekalan mental spritual, dalam prosesi perjalanan hijrah bagi para pengungsi di era digitalisasi ini. Agar tidak betah berlama-lama didalam ruang memori pemahaman yang salah kaprah.

Undzur ma qolaa, walaa Tandzur man qolaa” , (lihatlah apa yang dikatakan jangan lihat siapa yang mengatakan).

Wallahu A’lam.

Jakarta, Oktober 2019.
AMR.

error: Content is protected !!